Sebelum membuat website, pemilik bisnis mungkin ada yang bertanya-tanya “apa sih perbedaan website gratis dengan website profesional itu?”. Hal ini sangatlah wajar karena memang tidak semua pemilik bisnis memiliki pemahaman yang cukup terkait website. Artikel ini dibuat untuk membantu pemilik bisnis lebih memahami perbedaan antara website gratis dengan website profesional yang secara umum berbayar.
Setelah memahami pebedaannya, pemilik bisnis diharapkan bisa menentukan website yang mana yang menurutnya cocok untuk menunjang bisnis yang sedang dijalankannya.
Perbedaan Website Gratis dengan Website Profesional
Secara umum, berikut ini adalah perbedaan antara website gratis dengan website profesional yang perlu diketahui pemilik bisnis.
Perbedaan Biaya
Website gratis tentu saja sesuai namanya yang tidak perlu membayar biaya sewa hosting untuk menggunakannya. Contoh website gratisan bisa dibuat menggunakan platform wordpress.com, blogspot.com, dan wix.com.
Di sini lain, website profesional memerlukan pemilik bisnis untuk menyewa domain, hosting, jasa pembuatan dan perawatan.
Alamat Website
Secara umum, website gratisan akan menggunakan subdomain yang disediakan platform. Misalnya jika menggunakan platform wordpress.com maka alamat websitenya akan seperti namabisnis.wordpress.com. Sedangkan untuk website profesional bisa menggunakan domain sendiri semisal namabisnis.id atau namabisnis.com
Branding & Desain
Website gratis umumnya memiliki keterbatasan desain atau template yang disediakan oleh platform. Disamping itu, logo platform akan ditampilkan pada website misalnya logo WordPress, Blogger, atau WIx. Sedangkan website profesional bisa dikontrol sepenuhnya oleh pemilik bisnis sesuai keinginannya tanpa ada batasan desain dan branding selain bisnisnya yang harus ditampilkan.
Fitur atau Fungsi
Website gratis memiliki keterbatasan fitur. Misalnya tidak bisa install plugin tambahan sesuai keinginan, fitur e-commerce terbatas, dan lain-lain. Di sisi lain, website profesional bisa ditambahkan fitur toko online, integrasi dengan pembayaran payment gateway, CRM, dan lain sebagainya tanpa ada batasan.
Penayangan Iklan
Website gratisan biasanya menampilkan iklan yang disisipkan oleh provider untuk membiayai agar layanan tersebut tetap bisa beroperasi. Berbeda dengan website profesional yang tidak menampilkan iklan pihak ketiga jika pemilik bisnis tidak menghendakinya.
Kontrol dan akses Data
Website gratisan memiliki kontrol terbatas untuk mengontrol dan mengakses data karena tidak bisa mengakses backend secara langsung. Di sisi lain website profesional bisa dikontrol secara penuh untuk akes data, analitik, dan pengaturan teknisnya.
SEO
Website gratisan umumnya memiliki pengaturan SEO yang terbatas seperti pengaturan judul, deskripsi, dan gambar. Sedangkan website profesional memiliki kontrol SEO secara penuh bahkan untuk penargetan keyword yang lebih kompleks bisa dilakukan melalui backend atau frontend secara langsung.
Kepercayaan Konsumen
Konsumen kurang percaya dengan website yang dibuat menggunakan platform gratisan apalgi kalau banyak yang menyalahgunakannya untuk membuat website untuk aksi kejahatan di sana. Sedangkan website profesional cenderung memiliki kepercayaan tinggi dan memberikan kesan bisnis yang dijalankannya cukup serius.
Kapan Website Gratis Dibutuhkan?
Penggunaan website gratis untuk bisnis dibutuhkan manakala pemilik bisnis baru belajar membuat website atau untuk kebutuhan menampilkan portofolio yang sangat dasar. Bisa juga digunakan untuk membuat daftar pertanyaan yang sering diajukan (FAQ) agar memudahkan CS dalam menjawab pertanyaan yang berulang.
Selain itu, pemilik website yang ingin belajar mulai online bisnisnya tapi budgetnya masih terbatas bisa menggunakan website gratisan ini. Namun nanti ketika bisnisnya mulai berkembang dan website menjadi salah satu penopang perkembangannya itu maka perlu perlahan-lahan beralih ke website profesional.
Kapan Website Profesional Dibutuhkan?
Pengelola bisnis sangat disarankan menggunakan website profesional jika membutuhkan hal-hal berikut ini:
Serius Membangun Brand & Reputasi Bisnis
Jika pemilik bisnis sudah memiliki kesdaran tinggi untuk membangun brand dan reputasi bisnis maka website profesional sangat disarankan untuknya karena akan memiliki kontrol penuh untuk mendesain tampilan, mengontrol data, menambahkan fitur, dan menerapkan SEO tanpa adanya batasan.
Integrasi dengan Sistem Lain
Pemilik bisnis yang ingin mengintegrasikan website dengan layanan atau sistem lain membutuhkan website profesional. Misalnya jika pengelola bisnis ingin mengintegrasikan websitenya secara langsung dengan CRM, Payment Gateway, Chatbot AI, dan lain sebagainya.
Kontrol Penuh SEO
Jika ingin memiliki kontrol penuh untuk optimalisasi hasil pencarian di mesin pencari maka pemilik bisnis perlu menggunakan website profesional karena fiturnya sangat bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Termasuk jika menginginkan otomasi beberapa pekerjaan SEO yang akan sangat membantu pada pengelolaan website di kemudian hari.
Mengoptimalkan Pengalaman Pengguna
Website profesional memberikan kebebasan pemiliknya untuk mengelola data termasuk data perilaku penggunanya. Oleh sebab itu, pemilik website bisa mempelajari perilaku pengguna untuk menentukan penyesuaian tampilan dan fitur agar lebih nyaman diakses oleh pengguna berdasar analisa data perilaku pengguna yang dimilikinya.
Kesimpulan
Website gratis baik untuk mulai dan belajar, tapi memiliki banyak batasan untuk pengembangan bisnis. Sementara website profesional memberi kendali penuh, tampilan yang meyakinkan, serta potensi pertumbuhan digital yang jauh lebih besar kepada pemilik bisnis.
Bagaimana apakah tertarik ingin membuat website profesional? Yuk hubungi admin kami untuk mulai konsultasi.





