NusagastoryNusagates Notes

Tradisi Sungkeman Lebaran di Salatiga

Di Salatiga, kami selalu sungkem setiap lebaran tiba. Hal biasa yang terasa istimewa setelah aku mulai merasakan mudik 4 tahun yang lalu. Oh, ternyata setiap daerah mempunyai tradisi sendiri. Di Pengkol, Tambakrejo, Bojonegoro enggak kenal sungkeman.

Di Pengkol, setiap lebaran tiba kami cukup berkunjung ke rumah, bersalam-salaman seperti hari biasa, lalu langsung keluar. Biasanya kami hanya mampir duduk lama di rumah saudara saja.

Lain ladang, lain belalang. Lain Pengkol, lain Salatiga. Di Salatiga kami wajib mampir setiap berkunjung ke rumah. Jangan coba-coba cuma masuk rumah trus salaman, bisa disambit jajanan oleh tuan rumah. Hahaha. Bahkan ada beberapa rumah yang mewajibkan tamunya untuk makan.

Di pengkol kami hanya menghabiskan waktu setengah hari untuk mengunjungi satu komplek, di Salatiga kami membutuhkan tujuh hari berturut-turut, mblenger~ Semenjak menikah, aku hanya membatasi kunjungan ke rumah sesepuh saja, karena hari kedua lebaran langsung cabut berlebaran di kampung mertua.

Setiap mengunjungi sesepuh, kami akan bergantian sungkem satu-persatu. Kebayang kan kalau sehari mengunjungi satu RT saja. Apalagi jika menjadi yang dituakan di daerah, pegel menjawab satu-persatu orang yang sungkem. Wkwkwk.

Kata-kata saat Sungkem Lebaran

Ada banyak versi untuk berkata-kata saat sungkem lebaran. Emak K lebih memilih untuk menggunakan versi bahasa Jawa yang paling sederhana.

Mbah, ngaturaken sugeng riyadin. Sak kathah-kathahe lepat, kawula nyuwun pangapunten.

Singkat, padat dan jelas, kan? Hahaha. Ini selarik kalimat yang diajarkan oleh Ibu jaman aku masih kecil, kupakai sampai sekarang. Enggak kreatif babar blas. :p

Bila Berkunjung bersama Rombongan

Bila kami berkunjung bersama rombongan, biasanya sungkeman akan diwakilkan oleh satu orang yang kami tunjuk. Kami menyebutnya dengan atur lampah. Kata-kata yang digunakan pun agak berbeda, jawaban yang diutarakan pun akan lebih panjang.  Kadang diselingi dengan nasihat pasca Ramadhan.

Kalau di daerah kamu, pakai sungkeman enggak, Dear?

Kata Kunci
Tampilkan Lainnya

Widi Utami

Deaf Blogger, Emak K.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Close

Adblock Terdeteksi

Tampaknya kamu menggunakan Adblock. Iklan kami aman dan tidak mengganggu kamu mengunjungi blog ini. Sudilah kiranya mematikan Adblock untuk blog ini untuk mendukung kami.