Tips Menghadapi Pacar Posesif

Hubungan yang harmonis merupakan dambaan bagi setiap orang. Namun terkadang perasaan takut kehilangan membuat seseorang tanpa sadar memberikan ruang gerak terbatas untuk pasangannya. Larangan-larangan yang diberikan justru membuat salah satu merasa tidak nyaman. Pertengkaran kecil biasanya akan muncul ketika pasangan merasa terkekang. Yuk simak tips-tips dibawah untuk menghadapi pacar posesif.

Bicara baik-baik

Komunikasi merupakan pijakan dasar untuk menyelesaikan masalah apapun. Kita harus mendengarkan penjelasan dari masing-masing pihak untuk menghindari terjadinya kesalahpahaman. Kita tanyakan terlebih dahulu pada pasangan kita mengapa dia bersikap posesif. Setelah itu mungkin kita bisa intropeksi diri, apakah yang kita lakukan itu benar atau tidak. Karena jika kita tidak bicara baik-baik dengan mereka, kita tidak akan tahu apa yang mereka inginkan dan malah menimbulkan pertengkaran.

Bersikap Asertif

Pasangan yang posesif terkadang mengajukan berbagai pertanyaan serta permintaan yang terkadang mengusik privasi kita. Sebagai pasangan ketika kita merasa tidak nyaman karena pasangan terlalu mengusik hal-hal privasi yang tidak seharusnya menjadi urusannya, kita bisa menolaknya secara halus. Kalimat serta tindakan penolakan sebisa mungkin dilakukan tanpa menyakiti dan membuat pasangan kita tersinggung.

Bersikap Tegas

Ketika kita memiliki pasangan yang posesif  seharusnya dapat bersikap tegas. Status sebagai pacar bukan berarti berhak sepenuhnya mengatur ruang gerak kita. Adakalanya kita menuruti kemauan mereka, dan adakalanya apa yang mereka larang tidak harus dilakukan. Oleh karena itu, memberikan batasan-batasan yang jelas terhadap pasangan merupakan salah satu solusi yang bisa kalian lakukan. Dengan adanya sikap yang tegas serta batasan-batasan yang jelas dapat meminimalisir adanya pertengkaran yang disebabkan oleh kesalahpahaman atau rasa tidak nyaman.  

Konsultasi ke Psikolog

Hubungan yang rumit seringkali membuat kita lebih mudah terbawa emosi. Terkadang kita bingung ingin bercerita ke siapa. Karena ketika kita bercerita pada orang terdekat mereka cenderung memberikan saran yang subjektif yang dapat menimbulkan masalah baru. Salah satu tips yang bisa kalian lakukan adalah berkonsultasi dengan Psikolog. Kamu bisa menceritakan apa yang kamu alami dan meminta saran bagaimana menghadapi pacar yang posesif. Psikolog akan senang hati mendengarkan cerita-ceritamu dan membimbing apa yang harus kamu tempuh untuk menghadapi masalahmu.

Realistis

Seseorang dengan sifat yang posesif cenderung sulit untuk dinasehati. Rasa takut akan kehilangan membuat mereka melakukan berbagai hal kepada pasangannya. Buat kamu yang memiliki pasangan posesif mungkin bisa bersikap realistis terhadap pasangan. Tidak mudah untuk memintanya berubah dalam waktu dekat. Butuh proses untuk mengubah sifat yang sudah mengakar. Mungkin kita perlu menghindari perilaku yang membuat pasangan cemburu. Jika sikap posesifnya terlalu berlebihan, jangan segan untuk mengingatkan dengan baik.

Akhiri Hubungan

Setiap hubungan selalu berakhir dengan dua cerita; bahagia atau sedih. Jika memang kamu merasa bahwa pasangan terlalu posesif serta membuat tidak nyaman, segera mengakhiri hubungan kalian merupakan tips terakhir. Hubungan yang tidak sehat dapat berdampak pada keseharian kalian, hari-hari menjadi tidak tenang karena saling curiga Emosi yang ditimbulkan juga terkadang dapat mengganggu kinerja kalian dalam melakukan kewajiban seperti kuliah atau bekerja.

Kenali tipe pacarmu dengan baik agar tidak terjerumus dalam toxic relationship. Jika kalian merasa bahwa memiliki pacar posesif. Kamu bisa mencoba beberapa tips diatas. Namun, jika ternyata tidak berhasil mungkin kamu harus mengakhiri hubungan untuk kebaikan dirimu.

Sampaikan pendapatmu di sini.
Pattika Reyhan
Pattika Reyhan
Seorang mahasiswa Psikologi, yang suka mengekspresikan sesuatu lewat sebuah tulisan

Bacaan Menarik Lainnya

Tanggapan Kamu?

Baru Terbit