Nusagates Notes

Pengalaman Pertama Dengan GED Tidak Menyenangkan

Aku mengenal GED (Garuda Express Delivery) pertama kali dari admin OLX yang memberi kabar bahwa paket yang dikirim kepadaku menggunakan layanan jasa dari GED itu. Nomor AWB Billnya untuk tracking kiriman juga dikirimkan padaku 14*****6.

Screenshoot tracking kiriman GED
Screenshoot tracking kiriman GED

Aku kemudian ngecek sendiri status kiriman itu di website resmi ged.co.id. di sana tertera namaku dan alamat yang ditulis dengan sedikit kesalahan. Alamat yang sebenarnya adalah RT 10 tapi oleh pengirim ditulis RT 01. Tapi pengirim mengatakan sudah mengonfirmasinya pada GED dan sudah tak perlu dikhawatirkan lagi.

Seminggu kemudian, aku kembali menghubungi OLX perihal kiriman paket yang tak kunjung sampai. Padahal sebenanya aku menunda keberangkatan balik ke Salatiga dalam waktu dekat. Pihak OLX mengonfirmasi GED dan mendapatkan info bahwa paket sebenarnya sudah sampai Bojonegoro dan akan segera diteruskan ke alamat yang tertera. Namun sampai dua hari lamanya paket itu tak kunjung datang. Aku kembali menghubungi OLX. Admin OLX kemudian meneruskan keluhanku ke GED. Informasi yang di dapatkan malah semakin tidak jelas. Dua hari sebelumnya dikatakan kalau sudah sampai di Bojonegoro tapi kali ini kok cuma dikatakan kalau per tanggal 28 Juli sudah sampai di cabang GED Gresik. Tanda-tanda ketidakjelasan kiriman semakin menguat.

[tahukah kata=”paket”]

Beberapa hari ini, beberapa kali menghubungi OLX lagi untuk memastikan posisi paket. Hari ini, aku juga mengirim email langsung ke info@ged.co.id untuk meminta kejelasan. Tak lama setelah mengirim email, pihak OLX mengirim sms memberi kabar sekaligus bertanya bahwasannya GED bilang ada yang sudah menelponku, OLX memastikan apakah hal itu benar? Aku jawab tidak. Tidak ada panggilan masuk atau tak terjawab dari GED.

Tak lama kemudian, pihak OLX memberi kabar bahwasannya paket yang dikirim padaku diretur lagi ke Jakarta oleh GED. Yaelah… dua minggu nunggu paket dan sudah hampir sampai malah diretur? Tapi entahlah! Aku juga merasa tak begitu perlu menanyakan alasan pengembalian barang ke Jakarta.

Semoga GED lebih baik kedepannya. Dan aktif di sosial media biar gampang komplainnya kalau ada masalah. ?

[tahukah kata=”aktif”]

Tinggalkan Balasan