Nusagaview

Pengalaman Migrasi Kartu IM3 Ke Pascabayar

Curhat Seputar Proses Pendaftaran Layanan Pascabayar Indosat Ooredoo

Sebelum memulai bercerita, aku ingin menegaskan bahwasannya tulisan ini bukanlah untuk mendiskreditkan pihak manapun. Kalaupun ada bagian yang kesannya negatif, ini mungkin saja hanya terjadi padaku. Sedangkan pengguna lain tidak merasakan atau mengalami hal serupa. Jadi tulisan ini juga tidak untuk menggeneralisir layanan yang diberikan Indosat Ooredoo.

Kronologi Pendaftaran Layanan Pascabayar

Bulan April lalu, tepatnya pada tanggal 24, aku berkunjung ke Galeri Indosat yang ada di Salatiga. Tujuanku ke sana yang utama sebetulnya adalah untuk menanyakan perihal kemungkinan re-aktivasi kartu IM3 yang digunakan Widut, Istriku yang sudah habis  masa berlakunya. Kami mendapat kabar dari teman kalau kartu yang sudah habis masa berlakunya bisa diaktifkan kembali. Untuk itulah kami mencoba mencari kepastian tentang hal itu. Sampailah kami di Galeri Indosat.

Sesampainya di Galeri Indosat, seperti biasanya, kami mengambil nomor antrian. Setelah antri beberapa saat, kami mendapat panggilan untuk menghadap ke Customer Service (selanjutnya akan ditulis CS). Pada saat itu, CS yang melayani kami adalah bapak Theodurus Gary Natanael. Pak Gary menjelaskan bahwa kartu IM3 yang sudah habis masa berlakunya bisa diaktivasi ulang tetapi harus berganti pada layanan pascabayar. Aku pun kemudian menanyakan seputar layanan pascabayar Indosat.

Penjelasan yang disampaikan pak Gary membuatku tertarik dengan layanan pascabayar Indosat. Aku pun kemudian mendaftarkan kartu IM3 yang kugunakan saat ini (masih aktif) ke layanan pascabayar. Jadi, saat itu, aku mendaftarkan 2 kartu sekaligus yaitu:

  1. Kartu yang sudah habis masa berlakunya ke paket L dengan biaya Rp. 100.000
  2. Kartu yang masih aktif ke paket L dengan biaya Rp. 110.000

Biaya total yang harus kubayar saat itu adalah sebesar Rp. 210.000 ditambah biaya administrasi Rp. 10.000. Berhubung saat itu uang yang kubawa kurang, aku meminta nomor rekeningnya untuk transfer biaya pendaftaran tersebut. Namun, aku tidak bawa token untuk transfer. Akhirnya aku memutuskan untuk mengambil uang di ATM dulu. Setelah mengambil uang, kami balik ke Galeri Indosat lagi. Setelah menunggu antrian agak panjang, aku pun kembali dilayai oleh pak Gary. Dia menyampaikan ternyata ada kekeliruan terkait apa yang disampaikan sebelumnya. Setelah dikonsultasikan dengan atasan, biaya yang harus kubayar ternyata Rp. 230.000 karena meskipun kedua nomor didaftarkan pada saat yang sama tetapi waktu aktivasinya tidak sama sehingga masing-masing dikenakan biasa administrasi. Rinciannya sebagai berikut:

  1. Rp 110.000 untuk kartu yang sudah habis masa berlakunya
  2. Rp 110.000 untuk kartu yang saat ini kupakai
  3. Rp. 10.000 biaya administrasi
Bukti pendaftaran pascabayar Indosat Ooredoo

Aku terkejut. Bukan karena keberatan atas penambahan itu. Tetapi uang yang kubawa hanya Rp. 220.000 saja. “Terus yang Rp 10.000 gimana?”, pikirku. Setelah menunggu pak Gary menyalin data-data yang dibutuhkan dariku, aku meminta kelonggaran pembayaran kekurangan itu melalui transfer dan disetujui olehnya. Aku pun membayar keesokan harinya.

Konfirmasi pembayaran kekurangan biaya pendaftaran ke pak Gary

Beberapa hari kemudian (aku lupa tanggal berapa), aku kembali ke Galeri Indosat untuk meminta aktivasi layanan pascabayar hari itu juga. Aku mengira hal itu bisa dilakukan tetapi ternyata tidak dan pak Gary berjanji akan mengusahakan aktivasi pada tanggal 1 Mei. Aku pun terpaksa beli paket ekstra dulu untuk memenuhi kebutuhan internet tapi tanggal 30 April paket ekstra sudah habis. Ini yang menjadi dilema. Kalau aku isi lagi kok nanggung banget. Tanggal 1 kemungkinan kartu sudah aktif jadi pascabayar dan semua kuota akan hilang. Aku memilih menunggu kartu aktif meskipun harus membuat kecewa 2 (dua) customer dari Amerika Serikat yang sudah order layananku di marketplace.

Oh ya, pada saat ke kantor, aku meminta pak Gary untuk mengubah paket pascabayar untuk nomor yang kugunakan menjadi paket XXL. Aku diminta membayar biaya tambahan Rp. 110.000 dan kubayar saat itu juga.

Tanggal 1 mei, aku menghubungi pak Gary via Whatsapp. Menanyakan perihal status pendaftaran.

Konfirmasi aktivasi layanan pascabayar IM3 Indosat Ooredoo

Karena pak Gary bilang mau ke kantor, aku jadi berharap padanya bisa membantu aktivasi hari itu juga. Saat itu sudah benar-benar genting. Waktu yang kujanjikan kepada customer benar-benar sudah mepet. Jadi pada pukul 11.43 meminta konfirmasi lagi. Aku mengira pada waktu itu, pak Gary sudah berada di kantor.

Konfirmasi aktivasi layanan pascabayar IM3 Indosat Ooredoo 2

Mendapat balasan pak Gary seperti di screenshoot, aku merasa perlu melakukan konfirmasi terakhir. Kalu tidak bisa bearti harus beli paket atau beli kartu perdana.

Konfirmasi aktivasi layanan pascabayar IM3 Indosat Ooredoo 3

Ternyata hari itu layanan pascabayar sudah aktif. Hanya saja belum bisa digunakan untuk internetan. Aku pun kembali menghubungi pak Gary untuk mengucapkan terimakasih karena telah bersedia membantu meskipun pada hari libur. Untuk masalah internet, aku ingin menanyakannya langsung di kantor karena aku pikir ada settingan khusus yang diperlukan untuk menggunakan pascabayar.

Konfirmasi aktivasi layanan pascabayar IM3 Indosat Ooredoo 4
Konfirmasi aktivasi layanan pascabayar IM3 Indosat Ooredoo 4

Jawab dari pak Gary sedikit membuatku emosi. Tapi aku mencoba memosisikan diri sebagai beliau. Aku kemudian minta maaf.

Konfirmasi aktivasi layanan pascabayar IM3 Indosat Ooredoo 5
Konfirmasi aktivasi layanan pascabayar IM3 Indosat Ooredoo 5

Setelah pak Gary membalas pesan terakhir itu, aku tidak membalas lagi dan memilih menghubungi CS yang lain. Aku menghubungi 185 tidak bisa, menghubungi nomor yang tertera di Fanspage Facebook Indosat (@IM3Ooredoo) (021) 30003001  tidak bisa. Menghubungi lewat komentar di Facebook Fanspage malah diminta DM via Twitter padahal saat itu aku gak bisa internetan kecuali facebook gratis. Hari itu aku sudah menyerah.

Tanggal 2 mei, aku berusaha menghubungi CS Indosat seperti pada hari sebelumnya namun gagal. Aku pun memutuskan beli kartu perdana karena orderan dari 2 (dua) customer sudah ekspired. Aku harus melakukan konfirmasi jika tidak ingin karirku hancur. Setelah beli kartu dan buka internet, aku baru tahu kalau keluhan yang kusampaikan melalui aplikasi MyIm3 dibalas melalui email. Ada beberapa email dari CS yang terlewatkan.

Menjelang sore hari, kartuku baru aktif dan mendapat pemberitahuan melalui sms bahwa pendaftaran pascabayar telah berhasil dan kartuku menjadi kartu Matrix. Aku pun mengecek di aplikasi MyIM3 terkait status pendaftaran dan ternyata benar sudah berubah statusnya. Hanya saja yang membuatku heran di sana aku terdaftar pada paket L. Padahal aku telah meminta untuk paket XXL dan menambah biaya Rp. 110.000.

Aku kembali membuat tiket melalui aplikasi IM3 terkait aktivasi paket yang berbeda dari yang kuminta tersebut dengan nomor laporan DIG0000629401. Namun sampai saat ini masih dalam tahap pemrosesan. Padahal! katanya pak Gary waktu pertama kali datang ke Galeri Indosat dinyatakan bahwa pelanggan pascabayar akan diprioritaskan. Nyatanya ya sama saja. DM twitterku sudah dua hari ini juga tidak dibalas.

Begitulah pengalamanku mendaftar pascabayar Indosat Ooredoo. Mungkin aku hanya salah satu pelanggan yang merasakan ketidaknyamanan ini. Di luar sana mungkin ada yang fine-fine saja alias tak mendapat kendala yang berarti ketika mendaftar pascabayar. Jadi, sekali lagi, tulisan ini tidak ditulis untuk menggeneralisir layanan yang diberikan oleh Indosat Ooredoo.

Sekali lagi aku meminta maaf kepada bapak Gary atas ketidaknyamanannya selama melayani keluhanku. Maaf juga kepada CS yang lain yang merasa mendapatkan terror dariku.

 

 

Pencarian Terkait:

Review Layanan Indosat Ooredoo

Kekuatan Sinyal 4G
Kekuatan Sinyal 3G
Kekuatan Sinyal Edge
Biaya Layanan
Layanan Pengaduan
Layanan Panggilan
Layanan SMS
Layanan Internet
Spam Promosi
Ads Injection

Lumayan

Layanan Indosat Ooredoo lumayan bagus meskipun terkadang memang ada hal yang membuat jengkel dan itu wajar. Review ini ditulis berdasarkan pengalaman pribadi.

Hubungi Penulis
User Rating: 3.45 ( 1 votes)
Kata Kunci
Selengkapnya...

Ahmad Budairi

Seorang blogger yang bekerja menjadi freelancer di bidang bahasa pemrograman. Baca biografi Ahmad Budairi atau kunjungi lapaknya di Fiverr. Kontak via email: [email protected]. Hubungi via 0822 2500 5825

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close