Uncategorized

Lima Jenis Media yang Memberitakan Kasus Tolikara |

Sangat sulit memastikan apa yang sebenarnya terjadi dalam peristiwa Tolikara yang terjadi persis di hari raya Idul Fitri. Apalagi kita tinggal jauh dari lokasi dan hanya menyandarkan diri pada berita-berita media. Air bah informasi tiba-tiba membanjiri linimasa tanpa kita sempat bersiap-siap karena sedang menikmati ketupat, opor ayam, dan kurang waspada bahaya kolesterol. Akhirnya, masing-masing kita… Continue reading Lima Jenis Media yang Memberitakan Kasus Tolikara |

Uncategorized

Berubah itu Gak Segampang Teriakan Kotaro Minami, Mblo |

“Kamu berubah!”(Kata seru, biasa digunakan wanita sebagai bentuk kecewa atas perlakuan pasangan yang dianggap sudah tidak mesra seperti saat PDKT) Lelaki mana yang tidak pusing ketika pujaannya melontarkan kata-kata di atas dengan nada meninggi. Apalagi jika diiringi dengan derai airmata. Berbagai pertanyaan muncul, mulai dari sekadar “Salahku ki opo tho?” sampai “Ini gimana biar berenti… Continue reading Berubah itu Gak Segampang Teriakan Kotaro Minami, Mblo |

Uncategorized

Menikah, Mengubah Segalanya?

"Kuatir ganggu kamu sama suami." "Ah, sekarang kan sudah ada suami. Sudah nggak perlu aku lagi." "Sekarang kan ada suami. Lupa..." Sekelumit percakapan yang nangkring pasca menikah. Nada-nada skeptis yang seringkali membuatku garuk-garuk kepala. Bertanya-tanya, apa sih yang ada di pikiran kalian? Well, keputusan menikah memang tidak hanya berdampak pada daku seorang. Beuuu. Ge-er! Waktuku… Continue reading Menikah, Mengubah Segalanya?

Uncategorized

Mengapa Jogja Seharusnya Bersyukur Para Alay Merusak Taman Bunga? |

Jogja seharusnya bersyukur karena masih punya alay. Tanpanya, saya tidak yakin orang Jogja akan menyadari kalau di daerah mereka, di Gunung Selatan, sedang dikembangkan tanaman yang untuk menyebut namanya pun harus gugling dulu (sudah gugling, ngabisin kuota, masih salah pula). Jika anak alay tak muncul, Jogja akan dipenuhi oleh orang-orang seperti Elanto Wijoyono, laki-laki serius… Continue reading Mengapa Jogja Seharusnya Bersyukur Para Alay Merusak Taman Bunga? |

Uncategorized

Tiga Cara Mudah Menjadi Legenda di Era Informatika |

Pramoedya Ananta Toer pernah bilang kurang lebih seperti ini: kalau kamu muda tapi tak punya keberanian, maka sama saja dengan hewan ternak. Sungguh, Bro dan Sis, kamu akan menyesal kalau tak melakukan apa-apa semasa mudamu. Seperti saya. Saya menghabiskan masa muda hanya dengan mabuk-mabukan dan patah hati. Menyedihkan sekali. Nah, kalau kamu muda, berani mencoba… Continue reading Tiga Cara Mudah Menjadi Legenda di Era Informatika |

Uncategorized

Horor Bela Negara |

Saya merasakan horor ketika membayangkan program bela negara yang dicanangkan Mz Ryamizard Ryacudu. Selama sebulan dibangunkan sirine atau suara senapan tiap pukul 5 pagi. Diteriaki  berulang-ulang di muka saat baris-berbaris di bawah terik matahari. Lari, berguling, merayap, upacara. Lalu sisa-sisa hari dihabiskan untuk mendengarkan ceramah “Papua milik kita”, “awas bahaya laten komunis”, dan “NKRI harga mati”. Sambil… Continue reading Horor Bela Negara |