Menu Buka Puasa | Resep Es Serut Mutiara

Bunyi bedug Maghrib bertalu tiba sebagai penanda waktu berbuka puasa. Saatnya menikmati berbagai hidangan yang tersedia. Salah satu menu yang dinanti di bulan puasa adalah sajian yang menyegarkan. Es, kolak, pudding, salad buah, buah potong adalah berbagai pilihan menu buka puasa yang pasti mampu memadamkan dahaga usai berpuasa lebih dari 12 jam lamanya. Es Serut Mutiara bisa diandalkan untuk membuat momen buka puasa jadi lebih istimewa.

Es Serut Mutiara menjadi andalan ibu-ibu di meja makan sebagai hidangan pembuka di bulan puasa. Rasanya segar dan cara membuatnya mudah sekali, bahan isiannya cukup lengkap dan bergizi, sekali menikmati pasti ingin nambah lagi. Idealnya sajian segar dinikmati sebelum menu utama. Apalagi bahan Es Serut Mutiara ini mudah dicerna lambung karena berisi buah-buahan. Tetapi disantap usai hidangan utama juga tidak menjadi masalah, asal tidak kekenyangan.

Berikut bahan dan cara membuat Es Serut Mutiara:

Bahan Es Serut Mutiara:

  • 500 gram es batu yang diserut
  • 200 ml sirup warna merah (rasa Cocopandan atau Rose)
  • ½  sendok teh garam
  • 1 buah kelapa muda, keruk dagingnya
  • 1 buah apokad matang, potong kotak dagingnya
  • Irisan buah nangka bagi yang suka
  • 200 Gram tape ketan hitam
  • 200 Gram biji mutiara 
  • 500 ml air 
  • 100 ml Susu Kental Manis

Cara Membuat Es Serut Mutiara:

  1. Panaskan 500 ml air, rebus 200 Gram biji mutiara dalam air mendidih. Rebus mutiara hingga matang, angkat, tiriskan.
  2. Larutkan sirup merah dalam sedikit air, tambahkan serutan kelapa muda
  3. Sajikan Es Serut Mutiara dalam beberapa gelas saji dengan isi berurutan: tape ketan hitam, potongan buah apokad dan nangka.
  4. Tuangkan larutan sirup dan es serut di atas gelas saji yang telah berisi buah dan tape ketan hitam
  5. Tambahkan Susu Kental Manis sesuai selera di atas es serut.

Es Serut Mutiara ini cocok disajikan saat berbuka puasa. Namun sebaiknya dinikmati setelah terlebih dahulu berbuka dengan minuman hangat terlebih dahulu. Tujuannya adalah agar lambung yang kosong tidak mengalami perubahan drastis karena harus mencerna minuman yang sangat dingin usai beristirahat selama berpuasa.

Sampaikan pendapatmu di sini.
Dwi Aprilytanti
Dwi Aprilytantihttp://www.braveandbehave.blogspot.co.id
Ibu rumah tangga dua putra. Sekaligus berkarya sebagai penuls lepas dan wirausaha. Memiliki blog tapi mungkin belum pantas disebut blogger, Alumni Danone Digital Academy 2021 (Kompasiana) Tinggal di Sidoarjo.

Bacaan Menarik Lainnya

Tanggapan Kamu?

Baru Terbit