Mengenal Tipe dan Keputusan Manajemen

Artikel ini pertama kali dipublikasikan di elearning Universitas Terbuka untuk memenuhi tugas diskusi pada perkuliahan sesi keempat matakuliah Pengantar Sistem Informasi yang diampu oleh bapak Unggul Utan Sufandi, S.Kom., M.Si. Semoga dapat dijadikan bahan referensi untuk teman-teman yang juga mengambil matakuliah Pendidikan Kewarganegaraan di manapun berada.


Penjelasan mengenai tipe-tipe keputusan beserta contohnya adalah sebagai berikut:

  1. Keputusan Terprogram
    Keputusan terprogram atau disebut juga keputusan terstruktur (structured decision) merupakan keputusan yang dilakukan secara berulang dan rutin sehingga dapat dirumuskan ke dalam sebuah program. Keputusan tipe ini biasanya paling banyak dilakukan oleh manajemen tingkat bawah.
    Berdasarkan pengalaman selama saya memimpin divisi IT di sebuah perusahaan, keputusan-keputusan tipe ini merupakan keputusan yang bersifat teknis seperti misalnya perpanjangan sewa server, backup data, rekonsiliasi data, dan lain sebagainya.
    Keputusan tipe ini biasanya dapat dirumuskan ke dalam sebuah todo-list/task berbentuk pengulangan (recurring task) karena sifatnya rutin dan berulang.
  2. Keputusan Setengah Terprogram
    Keputusan setengah terprogram atau disebut juga keputusan setengah tersetruktur (semi-structured decision) adalah keputusan campuran antara keputusan terprogram dan tidak terprogram. Ada keputusan yang diambil itu dilakukan secara rutin dan berulang ada kalanya keputusan yang diambil itu hanya dibutuhkan sekali saja atau tidak terprogram.
    Keputusan tipe ini biasanya sering diambil oleh jajaran manajer tingkat menengah untuk mencapai sasaran (objectives) yang telah ditentukan. Contoh keputusan tipe ini adalah pembelian mesin isi ulang air minum berbasis IoT untuk memudahkan distribusi air minum kepada karyawan.
  3. Keputusan Tidak Terprogram
    Keputusan tidak terprogram atau disebut juga keputusan tidak terstruktur (unstructured decision) adalah keputusan yang tidak dilakukan secara rutin dan berulang. Biasanya keputusan tipe ini paling banyak terjadi pada manajemen tingkat atas. Seringkali, keputusan tipe ini dipengaruhi oleh faktor-faktor luar (environments). Contohnya adalah keputusan perusahaan untuk melakukan tiarap (layoff) akibat terdampak wabah Corona/Covid-19.

Tanggapan Kamu?