Nusagates Notes

Kata Mereka: Aku Tidaklah Romantis

Aku bukanlah orang yang suka berterus terang mengenai perasaan cinta. Hal ini berlaku juga pada istriku. Sampai detik ini, rasanya aku belum pernah mengatakan cinta secara langsung pada istri. Kalau melalui tulisan sih sering. Malahan salah satu tulisan tentang sanjunganku pada istri jadi juara pertama pada kontes yang diadakan oleh Indosat yang sekarang berganti nama menjadi Indosat Ooredoo.

Mengenai romantis, aku sering dikatakan sebagai suami tidak romantis. Masih mending kalau dianggap kurang romantis. Ini dikatakan tidak romantis sama sekali, je. Apa gak minta di-sleding kepalanya orang yang berkata begitu? Tapi, aku sadar diri juga sih. Lha wong kami (aku dengan istri) itu kalau ketemu di sosial media memang hawanya kudu berantem terus. Saling bully satu sama lain dengan serangan yang mematikan. Mungkin sebab itu mereka menyimpulkan kalau aku tidaklah romantis. Padahal! Saat terjadi perang mulut di sosial media itu, kami ngetiknya sambil kedip-kedip mata satu sama lain.

Panggilanku pada istri juga biasa saja sih. Kalau di dalam tulisan yang kubuat, aku sering memanggilnya dengan Widut. Kalau ngobrol langsung? Sssst…. Aku tidak pernah memanggilnya dengan nama atau panggilan khusus. Sedangkan kalau di phonebook, nomornya kuberi nama Widi Utami, nama lengkapnya. Beneran ya kalau aku memang tidak romantis? 😢

Gara-gara aku dianggap tidak romantis, Widut sering mengemis padaku untuk diberi kado spesial. Aku tahu kalau hal itu mau digunakan sebagai pledoi untukku atas tuduhan bahwa aku tidak romantis. Ciyee… Dia mau meyakinkan publik bahwa sebetulnya aku romantis. Tapi maaf ya, Dut. Kado istimewa tetap tidak dapat dikabulkan. Tidak ada dalilnya!

Aku terkadang bingung. Lha wong suami dianggap tidak romantis saja membuat Widut pengen nempel terus, kok. Ditinggal pergi 3 jam saja sudah ngirim ultimatum melalui pesan singkat ‘kalau gak segera pulang maka… (Sensor)’.

Beklah. Biarkan saja dianggap tidak romantis yang penting ngeblog jalan terus. Iya, gak? Oh ya… Pesan untuk Widut kalau mau suaminya menjadi romantis silahkan upgrade dengan cara ketik REG <spasi> Upgrade. Kirim ke nomor tertera di bawah.

Aku berharap jika suatu saat Widut sadar bahwasannya memang aku bukan bukan romantis. Namaku Ahmad Budairi dan tidak akan mau dianggap sebagai romantis. Titik.

Terimakasih telah membaca Kata Mereka: Aku Tidaklah Romantis. Mungkin kamu juga tertarik membaca Cara Membuat Wallet Bitcoin atau Cara Mining Bitcoin Menggunakan Laptop.


Tahukah Anda Apa Itu Kanker Mesothelioma?

Informasi Seputar Kanker Mesothelioma

Mesothelioma merupakan salah satu kanker paru-paru yang cukup jarang terjadi, namun yang paling berbahaya dan mematikan yang biasanya terjadi pada membran di sekitar paru-paru, yang disebut dengan pleura. Penyebab utama dari kanker yang menyerang sel paru-paru bernama mesothelium ini adalah paparan debu asbes.

Asbes bisa berbentuk papan atap, mineral, serat dan berbagai macam olahan produk asbes bisa menimbulkan debu dan dihirup bersama dengan udara. Biasanya ini terjadi di lingkungan industri, lokasi konstruksi, pertukangan dan toko material bangunan. Ketika serat dan debu asbes dihirup ke dalam paru-paru, maka debu tersebut akan berhenti di dalam paru-paru.

Tags

Ahmad Budairi

Seorang blogger yang bekerja menjadi freelancer di bidang bahasa pemrograman. Baca biografi Ahmad Budairi atau kunjungi lapaknya di Fiverr. Kontak via email: nusagates@gmail.com. Hubungi via Whatsapp.

Related Articles

2 thoughts on “Kata Mereka: Aku Tidaklah Romantis”

Tinggalkan Balasan

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker