Jenis-Jenis Usaha Perekonomian

Secara umum, jenis-jenis usaha perekonomian dalam masyarakat terdiri atas 3 jenis usaha, yaitu jasa, dagang, dan produksi. Jenis-jenis usaha perekonomian yang ada di masyarakat Indonesia beraneka ragam, di antaranya adalah pertanian, perdagangan, perikanan, peternakan, industri kerajinan, dan jasa.


a. Pertanian

Jenis-Jenis Usaha Perekonomian 1
Jenis-Jenis Usaha Perekonomian 7


Hasil usaha pertanian adalah usaha yang menghasilkan bahan pangan. Di antaranya padi, jagung, kacang, kedelai, sagu, umbiumbian, buah-buahan, dan sayur-sayuran. Tanaman ini mempunyai umur pendek (dapat dipanen tiga sampai enam bulan).
Hasil pertanian yang berumur panjang adalah hasil perkebunan, seperti kelapa sawit, kopi, cokelat, teh, dan sebagainya. Indonesia disebut sebagai negara agraris karena sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai petani.


b. Perikanan

Jenis-Jenis Usaha Perekonomian 2
Jenis-Jenis Usaha Perekonomian 8


Perikanan adalah kegiatan usaha dalam budidaya ikan. Budidaya ikan adalah kegiatan mengembangbiakkan ikan. Nelayan adalah orang yang mencari ikan di laut. Indonesia memiliki wilayah perairan yang lebih luas daripada daratannya. Penduduk yang tinggal di sekitar pantai lebih banyak yang menjadi nelayan


c. Peternakan

Jenis-Jenis Usaha Perekonomian 3
Jenis-Jenis Usaha Perekonomian 9


Peternakan adalah kegiatan usaha dengan cara memelihara hewan dan mengambil hasilnya dengan cara dijual ke konsumen. Peternak adalah orang yang pekerjaannya memelihara hewan.

Jenis-jenis usaha peternakan dibedakan menjadi sebagai berikut:
1) Peternak hewan besar : memelihara sapi, kerbau, kuda, babi.
2) Peternak hewan kecil : memelihara biri-biri, kambing, kelinci.
3) Peternak ikan : memelihara lele, ikan mas, mujair, dan gurame.
4) Peternak unggas : memelihara puyuh, ayam, itik, dan burung.


Usaha peternakan menghasilkan daging, telur, susu, dan kulit. Pemerintah membantu memajukan usaha peternakan. Upaya pemerintah memajukan hasil peternakan, antara lain dengan memberikan bantuan bibit unggul, terutama untuk ternak sapi, menyediakan pakan ternak, mendirikan laboratorium penyelidikan penyakit hewan, dan memberikan penyuluhan kepada para peternak. Penyuluhan antara lain berupa penjelasan tentang cara-cara melakukan pembuahan buatan.


d. Bidang Industri

Jenis-Jenis Usaha Perekonomian 4
Jenis-Jenis Usaha Perekonomian 10


Industri adalah kegiatan usaha bahan baku menjadi bahan jadi. Kerajinan adalah kegiatan membuat peralatan dari bahan seadanya. Industri lebih mengacu pada kegiatan usaha yang berskala besar (dalam jumlah besar). Kerajinan adalah usaha dalam jumlah kecil. Pengrajin adalah orang yang pekerjaannya membuat kerajinan. Barang kerajinan biasanya pengerjaannya secara perorangan (bukan perusahaan). Contoh industri adalah pengolahan ikan menjadi ikan kaleng, karet menjadi ban, dan sebagainya.


Berdasarkan jenis produk yang dihasilkan, bidang industri dibedakan menjadi dua, yaitu industri barang dan industri jasa.


1) Industri barang
Industri barang merupakan usaha mengolah bahan mentah menjadi barang setengah jadi atau barang jadi. Kegiatan industri ini menghasilkan berbagai jenis barang, seperti pakaian, sepatu mobil, sepeda motor, pupuk, dan obat-obatan.


2) Industri jasa
Usaha jasa adalah jenis usaha yang bertujuan memberi pelayanan kepada konsumen. Contoh usaha jasa di antaranya bus, truk, pesawat, jasa asuransi, perbankan, dan lain-lain.


e. Bidang Perdagangan

Jenis-Jenis Usaha Perekonomian 5
Jenis-Jenis Usaha Perekonomian 11


Perdagangan adalah kegiatan usaha yang menyalurkan barang produksi dari produsen ke konsumen. Pedagang menjual barang ke konsumen. Pedagang disebut sebagai perantara. Jenis usaha perdagangan, di antaranya pedagang bahan makanan, pedagang sandang, pedagang perhiasan, pedagang hewan, dan lain-lain.

Menurut tempat usahanya, pedagang dibedakan menjadi sebagai berikut:
1) Pedagang tetap, yaitu pedagang yang memiliki tempat yang tetap, misalnya berdagang di pasar, ruko (rumah toko), toko, warung atau mal/supermaket.
2) Pedagang asongan, yaitu pedagang yang tidak menetap dan berdagang dengan cara berkeliling.
3) Pedagang kaki lima, yaitu pedagang yang tidak menetap dan berpindah-pindah tempatnya. Contohnya, pedagang di pinggir jalan raya atau trotoar


f. Bidang Ekstraktif

Jenis-Jenis Usaha Perekonomian 6
Jenis-Jenis Usaha Perekonomian 12


Usaha ekstraktif adalah jenis usaha yang mengambil dan memanfaatkan secara langsung kekayaan yang tersedia di alam. Contoh usaha ekstraktif, yaitu penangkapan ikan dan penambangan.

Sampaikan pendapatmu di sini.

Bacaan Menarik Lainnya

Tanggapan Kamu?

Baru Terbit