Inspirasi Usaha untuk Ibu Rumah Tangga yang Mempunyai Anak Kecil

Cukup banyak pertimbangan seorang perempuan ketika memutuskan menjadi seorang ibu rumah tangga. Aku pun, anak adalah pertimbangan utama untuk menjadi seorang ibu rumah tangga. Hanya saja, meskipun suami sudah mencukupi, memegang uang milik sendiri sensasinya cukup berbeda. Inspirasi usaha untuk ibu rumah tangga yang mempunyai anak kecil bisa kamu coba untuk mendapatkan penghasilan sendiri tanpa harus meninggalkan anak-anak.

Dilema seorang Ibu Rumah Tangga

Dilema seorang ibu rumah tangga enggak cuma persoalan uang milik sendiri atau bukan, tetapi juga persoalan eksistensi diri. Meskipun sudah memutuskan untuk menjadi seorang ibu rumah tangga yang urusan sehari-harinya berkisar pada rumah, suami dan anak-anak, seorang perempuan juga membutuhkan tempat untuk tetap mengembangkan diri. Kadang tuh ada rasa iri ketika melihat perempuan lain yang berkibar sesuai dengan passion masing-masing. Najwa Shihab dengan Narasi-nya, Sri Mulyani dengan gebrakan keuangan negara-nya, Rista Qatrini Manurung dengan ide hak dan perlindungan konsumen di bidang finansial, belum perempuan-perempuan sekitar yang tetap moncer bersinar seperti dulu saat masih sekolah.

Minder, pasti. Apalagi masa anak-anak tidak lama. Jika upgrade diri menunggu anak-anak besar, ilmu yang kita punya sungguh sudah ketinggalan jaman. Aku pikir, apakah kita bisa tetap upgrade diri dan mengambil peran meskipun kita memutuskan untuk menjadi seorang ibu rumah tangga yang sibuk mengasuh anak kecil, sehingga nanti ketika anak-anak sudah mandiri, kita siap mengambil peran dengan penuh.

Tetap Upgrade Diri Meskipun Menjadi Seorang Ibu Rumah Tangga

Upgrade diri enggak melulu mengikuti kursus berbayar. Mengembangkan diri bisa dengan belajar darimana saja. Apalagi di jaman serba online, sudah cukup banyak kursus online dengan beragam tema yang bisa kita ikuti meskipun kita sibuk dengan anak kecil. Pilih kursus yang tidak membutuhkan tatap muka via daring pada setiap pertemuannya.

Cukup banyak kursus dengan beragam cara belajar yang bisa kita ikuti dan disesuaikan dengan jam tidur anak. Ingat, kursus online rata-rata membutuhkan tekad yang kuat karena selesai atau tidaknya kursus tergantung dengan kita. Apa fungsinya ikut banyak kursus tetapi tidak berlatih atau diterapkan langsung, kan. Aku pribadi mengikuti kursus SEO, UI/UX, Social Media Specialist, Design dasar, Editor, Menulis Essai, dengan waktu yang sangat fleksibel.

Suppeort system dari keluarga, terutama pasangan sebagai orang terdekat kita sangat berpengaruh dalam pengembangan diri seorang ibu rumah tangga. Jangan lupa untuk tetap diskusi dengan pasangan terkait langkah apa yang kita ambil untuk mengembangkan diri.

Inspirasi Usaha untuk Ibu Rumah Tangga yang Mempunyai Anak Kecil

Jaman udah serba online, pekerjaan dan usaha yang bisa dilakukan untuk ibu rumah tangga semakin beragaam dan mudah dijangkau. Kuncinya satu; mau belajar. Hehehehe

  1. Blogger dan Influencer. Blogger dan influencer membutuhkan koneksi internet. Enggak harus mempunyai laptop, ngeblog juga bisa dari hape. Coba deh cari kursus blogging untuk pemula, sudah banyak blogger keren yang membagikan ilmunya secara cuma-cuma.
  2. Content writer. Kebutuhan content writer dari hari ke hari semakin banyak, persaingan antar perusahaan dengan artikel di dunia maya semakin tinggi sehingga mereka membutuhkan penulis yang mampu menulis dan menyampaikan misi perusahaan. Kamu bisa mencari lowongan content writer di website dan komunitas penulis.
  3. Book Advisor. Book advisor adalah bahasa kerennya pedagang buku. Ibu-ibu mulai peka akan kebutuhan literasi untuk anak-anaknya, peluang menjadi book advisor yang mengenal aneka buku sesuai dengan jenjang kebutuhan anak cukup tinggi. Apalagi jika dibarengi dengan kemampuan menganalisis buku yang baik untuk setiap anak, potensi closing semakin tinggi karena calon pembeli percaya dnegan rekomendasinya.
  4. Olshop. Enggak dipungkiri olshop sudah menjamur, bahkan aku mengikuti beberapa grup jualan yang anggotanya adalah ibu-ibu yang semangat juangnya tinggi. Story WhatsApp, Instagram dan semua medsosnya dikerahkan untuk jualan hanya bermodalkan gadget dan internet. Kamu bisa bergerilya mencari grup-grup reseller olshop, enggak sedikit yang memberikan
  5. Hampers. Buat kamu yang menyukai seni merangkai dan menata, kamu bisa memulai usaha membuat hampers seperti hampers bayi, hampers ulang tahun, hampers idul fitri, hampers ramadan. Ide-ide hampers bisa kamu dapatkan dari pinterest.
  6. Designer grafis. Sekarang bukan jamannya lagi bingung kemana jualan jasa. Orang Indonesia sudah mulai melek bagaimana menghargai jasa desain grafis. Kamu bisa mencari klien di fiverr yang kliennya internasional atau di sribulancer, freelancer Indonesia.
  7. Jual jajan pasar dan angkringan. Kalau ibu dengan anak kecil yang masih aktif biasanya enggak punya waktu untuk membuat makanan yang membutuhkan waktu. Menjual jajan pasar menjadi salah satu pilihan dimana jajan pasar di stock oleh orang lain. Dengan cara ini, kamu juga membuka peluang bagi ibu lain yang hobi masak untuk menitipkan jajan pasarnya di lapak kamu.

Masih banyak inspirasi usaha untuk ibu rumah tangga yang mempunyai anak kecil, yang bisa dikerjakan saat anak sedang tidur atau bermain. Tetap semangat untuk mengembangkan diri meskipun sibuk mengasuh anak-anak, ya Mak. Salam sehat dan bahagia dari emak K.

Sampaikan pendapatmu di sini.
Widi Utami
Widi Utamihttp://widiutami.com
Home Based Education Interested. Love reading, writing and travelling. Interested in blogging. Live in Salatiga, a small city near Merbabu Mountain

Bacaan Menarik Lainnya

Tanggapan Kamu?

Baru Terbit