Nusagatizen

Generasi Penikmat Kesengsaraan Orang Lain

Pengguna sosial media yang hampir tak pernah absen menyimak hal-hal yang menjadi trending topik di sana tentu tidak asing dengan status atau meme yang bertuliskan semacam, “pasti pendukung si a kepanasan melihat ini, pendukung si b pasti lagi klojotan gara-gara berita ini, pendukung si c pasti lagi panas dingin melihat video ini”. Banyak variasi redaksi yang intinya penulis status atau thread starter (TS) tampak sangat bergembira membayangkan [sekelompok] orang yang menderita disebabkan kabar atau berita yang dibagikan (share) oleh pembuat status.

Upaya saling serang antar kubu sering tak terhindarkan. Orang yang dianggap menderita karena suatu hal (entah berita, kabar, video, foto, statement, atau hal lain) yang dianggap sangat tidak disukai biasanya berupaya membuat serangan balik dengan mencari hal yang tak kalah menyebalkan bagi kubu seberang. Tak jarang bumbu-bumbu hoax digunakan untuk memuluskan aksi keduanya.

Ketika serangan yang dilancarkan kepada lawan berhasil memukul mundur dengan telak biasanya meme kesengsaraan lawanya itu akan disebar secara masif. Meme-meme itu dibuat sesuai imajinasi pembuatnya ketika membayangkan lawannya menderita karena serangannya. Karena hanya imajinasi, meme itu tidak selalu sesuai apa yang dirasakan lawan. Yang jelas selebrasi kemenangan melalui meme-meme penderitaan lawan adalah hal yang umum dilakukan oleh sejumlah buzzer politik yang ada di Indonesia.

Aku heran! Mengapa penderitaan orang lain bisa menjadi sumber kebahagiaan tak terperi? Korelasinya apa? Bukankah itu adalah salah satu tanda-tanda adanya gangguan jiwa? Cuma tanya, lhoh. Jangan sensi. Amd.

Tahukah Kamu Arti tipis?

ti·pis a 1 sedikit antara permukaan yang satu dengan yang lain (tentang barang-barang yang pipih): kain --; kertas --; papan --; kulitnya --; 2 kurang tebal (tentang lapisan, cat, dan sebagainya): lemari itu -- catnya; 3 kurang padat (tentang awan, udara, dan sebagainya): terlihat bulan di saput awan --; 4 kurang nyata kelihatan (tentang tulisan tinta dan sebagainya): tulisannya --; 5 ki sedikit: kami mendapat keuntungan --; harapan sangat --; -- kepercayaannya; persediaan makanan sudah --;
-- mipis di semua tempat tipis;
-- kepercayaannya ki kurang teguh kepercayaannya;
-- telinga ki lekas marah (apabila mendengar perkataan yang kurang menyenangkan);

me·ni·pis v 1 menjadi tipis: ban mobil kami makin ~; 2 berkurang (menjadi sedikit; hampir habis dan sebagainya): cadangan terus-menerus ~; harapanku makin ~;

me·ni·pis·kan v 1 menjadikan tipis; 2 ki menjadikan luntur (berkurang): perbuatan itu ~ kepercayaan orang lain kepadanya
Kata Kunci
Selengkapnya...

Ahmad Budairi

Seorang blogger yang bekerja menjadi freelancer di bidang bahasa pemrograman. Baca biografi Ahmad Budairi atau kunjungi lapaknya di Fiverr. Kontak via email: [email protected]. Hubungi via 0822 2500 5825

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close