Eksperimen Sederhana – Mengenal Sifat Minyak Goreng

Eksperimen sains sederhana bisa memanfaatkan berbagai bahan dan alat yang bisa ditemui di rumah. Salah satunya adalah minyak goreng bekas. Minyak goreng bekas proses menggoreng beberapa kali hendaknya tidak digunakan untuk memasak lagi. Daripada dibuang, ada baiknya minyak goreng digunakan untuk mempelajari dasar-dasar ilmu ilmiah dalam eksperimen sederhana.

Bagaimana sifat minyak goreng? Apakah meski bentuknya pekat ia tetap memiliki daya kapilaritas? Eksperimen sederhana ini akan menjelaskannya.

Alat dan Bahan Eksperimen Sederhana – Mengenal Sifat Minyak Goreng

  • Minyak goreng bekas/jelantah secukupnya
  • Kapas dan cotton bud
  • Kaleng/wadah bekas sabun atau permen atau gelas kaca yang tak terpakai
  • Korek api
  • Alumunium foil kemasan bekas pasta gigi

Langkah-langkah Eksperimen Sederhana – Mengenal Sifat Minyak Goreng

1.Siapkan alat dan bahan. Pilin kapas dan lilitkan ke cotton bud.

Eksperimen Sederhana – Mengenal Sifat Minyak Goreng 2
Langkah Eksperimen Sederhana (lilitkan kapas) – Mengenal Sifat Minyak Goreng

2.Buat lubang pada tutup wadah bekas sabun. Bungkus bagian atas lubang dengan bekas kemasan pasta gigi

3.Tuang minyak jelantah ke dalam wadah

4.Masukkan kapas ke lubang tutup wadah. Tutupkan ke wadah yang telah berisi minyak jelantah

5.Teteskan sedikit minyak jelantah ke ujung kapas. Biarkan kurang lebih 15 menit

6.Bakar kapas menggunakan korek api

Lihat apa yang terjadi. Nyala api pada kapas akan bertahan lama. Berbeda jika kapas tidak dioles minyak kemudian dibakar, ia akan hangus dan habis terbakar.

Jika diperhatikan, kapas yang terendam dan berfungsi layaknya sumbu mengalami perubahan, tampak bahwa kapas menyerap minyak goreng meski minyak tersebut berupa cairan pekat.

Penjelasan Eksperimen Sederhana – Mengenal Sifat Minyak Goreng

Eksperimen sederhana tersebut menjelaskan dua sifat utama minyak goreng yaitu: memiliki daya kapilaritas yang dibuktikan dengan naiknya minyak ke kapas yang dililitkan pada cotton bud. Sifat yang kedua adalah minyak goreng adalah bahan yang mudah terbakar. Hal ini dibuktikan dengan bertahannya nyala api pada kapas yang telah menyerap minyak goreng.

Hasil percobaan eksperimen sederhana ini juga bisa digunakan sebagai lampu minyak sederhana pengganti lilin saat listrik padam. Bisa juga dipakai untuk mengusir lalat jika diletakkan di meja makan sebab lalat menghindari panas dan nyala api. Demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, eksperimen sederhana mengenal sifat minyak goreng ini ada baiknya jika didampingi orang tua, mengingat bahan yang digunakan adalah bahan yang mudah terbakar.

Sampaikan pendapatmu di sini.
Dwi Aprilytanti
Dwi Aprilytantihttp://www.braveandbehave.blogspot.co.id
Ibu rumah tangga dua putra. Sekaligus berkarya sebagai penuls lepas dan wirausaha. Memiliki blog tapi mungkin belum pantas disebut blogger, Alumni Danone Digital Academy 2021 (Kompasiana) Tinggal di Sidoarjo.

Bacaan Menarik Lainnya

Tanggapan Kamu?

Baru Terbit