Nusagates Notes

Belajar Syukur Dari Kuburan

Ziarah kubur adalah hal yang lumrah dilakukan di Indonesia. Terlepas dari pembahasan yang masuk ke ranah khilafiyah, ziarah kubur dapat dijadikan sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah, Sang Maha Pencipta jagat raya.

Beberapa cara yang lazim digunakan untuk mendekatkan diri kepada Allah melalui kuburan adalah mengingat kematian ketika sedang melakukan ziarah kubur. Dengan mengingat kematian itu, kita berharap untuk lebih bersungguh-sungguh dalam beribadah dan menahan diri dari segala kemaksiatan.

Mengingat kematian di kuburan bisa menambah rasa syukur kita kepada Allah. Kaifiyahnya begini: Kita datang ke kuburan. Sesampainya di sana, kita berkata (seakan-akan sedang berpidato kepada seluruh ahli kubur). Isi pidato itu intinya mengatakan bahwa seluruh penduduk kuburan itu berdoa meminta dihidupkan sekali lagi meskipun hanya sekejap saja untuk dapat melakukan sujud kepada Allah. Sepulang dari kuburan, lakukan sujud syukur atas nikmat Allah berupa kehidupan sehingga masih bisa melakukan sujud yang bernilai ibadah kapan saja.

Belajar syukur ini jika dilakukan dengan istiqomah akan dapat melatih diri kita untuk dapat menyukuri hidup dan penghidupan kita. Intinya adalah menafakkuri segala hal yang berinteraksi dengan kehidupan kita. Hal ini dilakukan untuk mengasah kepekaan hati atas segala nikmat dari Allah yang terkadang kita lupakan seperti nikmat sehat yang baru kita sadari saat sedang sakit. Jangan sampai nikmat iman ini baru kita sadari setelah kematian menimpa kita.

Jika memang sebagian dari kita ada yang menganggap ziarah kubur merupakan perkara bid’ah maka tak ada salahnya to ke kuburan itu bukan dianggap sebagai ziarah? Anggap saja seperti sedang berkunjung ke penjara dan membayangkan seakan-akan ahli kubur itu adalah penghuni penjara yang ingin dibebaskan sekali lagi untuk dapat berbuat baik. Dengan begitu, kita tetap bisa belajar menyukuri nikmat.

Tahukah Kamu Arti ovulasi?

ovu·la·si n Dok terlepasnya sel telur dari indung telur (biasanya di antara hari ke-3 dan hari ke-17 sesudah haid)
Kata Kunci
Selengkapnya...

Ahmad Budairi

Seorang blogger yang bekerja menjadi freelancer di bidang bahasa pemrograman. Baca biografi Ahmad Budairi atau kunjungi lapaknya di Fiverr. Kontak via email: [email protected]. Hubungi via 0822 2500 5825

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close