6 Rahasia Pertanyaan Sederhana Dari HRD

Tes wawancara adalah tahapan tes yang kamu lewati setelah seleksi berkas atau tes lain selesai dilakukan. Tes wawancara ini biasanya berisi pertanyaan-pertanyaan sesuai bidang yang kamu lamar dan pertanyaan lain sebagai sampingannya.

Pertanyaan yang tidak ada hubungannya dengan bidang yang ingin dilamar biasanya ditujukan untuk mengetahui kemampuan lain yang kamu miliki. 

Mulai dari kreativitas, keseriusan, komitmen, bahkan rasa empati juga bisa mereka ketahui lewat pertanyaan-pertanyaan sederhana tersebut.

Lalu bagaimana cara menjawabnya? Berikut ini adalah contoh-contoh pertanyaan sederhana yang sering ditanyakan oleh pewawancara. 

“Jika kamu bisa memulai bisnis saat ini, kira-kira bisnis apa yang ingin kamu buat?”

Pewawancara ingin mengetahui seberapa besar kreativitas yang dimiliki oleh pelamar. Ditambah lagi, mereka juga ingin mengetahui sejauh mana kamu dapat berkompetisi seiring perkembangan zaman. 

Bisa juga pertanyaan tadi untuk mengerti hal apa yang ingin kamu capai dalam hidup mereka. 

Kamu bisa menjawab pertanyaannya sesuai yang ada dibenakmu dengan nada yang percaya diri dan mantap.

“Buku terakhir apa yang kamu baca?”

Pertanyaan sederhana kadang bisa membuatmu menjadi bingun, sama seperti ketika ditanya tentang buku yang terkhir dibaca. 

Tentu jika seseorang yang tidak pernah membaca buku akan kebingungan memilih satu judul yang mereka ingat. 

Pertanyaan menjebak ini untuk mengetahui apakah pelamar kerja yang sedang diwawancarai memiliki kemampuan baca yang baik atau tidak.

Tidak hanya itu saja, menurut penelitian mengungkapkan bahwa orang yang senang membaca memiliki rasa empati yang lebih tinggi. Jadi tipe ini sangat cocok untuk mengisi bagian customer service pada suatu perusahaan. 

“Bagaimana caramu mengetahui kabar yang sedang tren saat ini?”

Pertanyaan ini terdengar seperti pertanyaan basa-basi atau tidak terlalu penting. 

Namun sebenarnya makna dari pertanyaan ini adalah untuk mendapatkan informasi apakah pelamar memiliki kemampuan memperbaiki diri serta meningkatkan keahliannya sesuai perkembangan teknologi.

Sebagian perusahaan menerima pelamar kerja yang memiliki Hasrat besar untuk terus tumbuh dan berkembang mengikuti kemajuan zaman.

“Ceritakan bagaimana isi lemari pakaianmu”

Jangan heran jika mendapatkan pertanyaan seperti ini saat wawancara kerja. Sekilas memang tampak “nyeleneh” namun dimaksudkan untuk mendapatkan respon dari pelamar. 

Pertanyaan ini juga bertujuan untuk mengetahui bagaimana kemampuan organisasi dari pelamar yang sedang diwawancarai. 

Kamu bisa menjawabnya dengan mantap jika kamu bisa mengorganisasi baju-bajumu sesuai dengan kebutuhan (pakaian biasa dipisah dengan pakaian untuk pergi).

“Coba kamu deskripsikan dirimu dalam satu kata”

Dari pertanyaan ini jika dilogika adalah untuk melihat tingkat efisiensi kerja dan kepercayaan diri dari pelamar. Pelamar tentu harus menilai atau menganalisa dengan cepat. 

Pertanyaan ini cenderung seperti menjebak karena jawaban yang diberikan akan mempengaruhi penilaian untuk menentukan kecocokan pribadimu dengan karakteristik pekerjaan yang akan diambil nantinya. 

“Jika ingin bekerja di perusahaan mana saja, kira-kira kamu ingin bekerja di mana dan bagian apa?”

Pertanyaan ini maksudnya untuk melihat seberapa loyal dan serius kamu melamar kerja di bidang tersebut. 

Pelamar dengan jawaban bidang yang sama dengan posisi yang ditawarkan akan disukai oleh pewawancara. 

Kamu bisa memoles jawabanmu dengan kalimat-kalimat berkontribusi pada perusahaan tersebut. Jadi akan lebih memantapkan penilaian pewawancara kepadamu. 

Nah itulah beberapa pertanyaan sederhana yang sering menjebak pelamar kerja. Tak sedikit perusahaan yang membuka lowongan kerja akan bertanya seperti itu kepada pelamarnya.

Jadi setidaknya, kamu sudah ada gambaran bagaimana dan apa saja yang kira-kira ditanyakan oleh pewawancara selain pertanyaan yang sesuai bidangmu.

Kamu bisa lebih tahu tips-tips melamar kerja agar dapat diterima dengan mudah di website TopKarir

Tanggapan Kamu?