3 Tips Investasi Properti Sukses untuk Pemula

Investasi memang merupakan hal yang penting untuk kesejahteraan di hari tua. Ada berbagai bentuk investasi seperti reksa dana, saham, emas, dan juga properti. Investasi properti dinilai yang paling menjanjikan karena bisa dipastikan bahwa harga properti akan terus meningkat setiap tahun. Jika benar-benar bisa memaksimalkan, investasi di properti ini akan sangat menguntungkan.

Namun, berinvestasi di dunia properti bukanlah sesuatu yang mudah. Tanpa pengetahuan dan ilmu yang cukup, bisa-bisa modal besar yang dikeluarkan untuk membeli properti tidak bisa kembali dengan baik dan malah merugi. Oleh karena itu, jika Anda ingin menjalani investasi di bidang properti, sebaiknya perhatikan beberapa tips berikut ini.

Tips Investasi di Dunia Properti

  1. Memilih properti di lokasi yang tepat

Lokasi adalah salah satu kekuatan di dalam sebuah properti. Faktor ini akan sangat berpengaruh terhadap harga jual atau harga sewa ke depannya.Semakin sebuah properti terletak di dekat fasilitas-fasilitas umum, maka kemungkinan harga sewa akan naik. Jadi, meskipun biaya awal untuk berinvestasi di lokasi tersebut cukup besar, jika properti tersebut berada di lokasi yang tepat, maka balik modal bisa lebih cepat. 

Biasanya para pelaku investasi yang sudah berpengalaman tidak hanya membeli properti secara langsung ketika berada di lokasi yang tepat. Mereka juga melihat potensi apakah di lokasi tersebut di masa mendatang akan prospektif. Dengan pertimbangan yang tepat, modal yang digunakan untuk membeli akan jauh lebih kecil dan akan merasakan hasil setelah berpuluh tahun ke depan.

  1. Menyiapkan dana

Setelah menemukan properti dengan lokasi yang strategis, langkah berikutnya adalah Anda harus menyiapkan dana. Seperti kita ketahui, berinvestasi di bidang properti membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Selain untuk membeli properti, Anda juga harus memperhitungkan beberapa biaya yang kemungkinan akan Anda keluarkan nantinya. 

Yang pertama adalah biaya tanda jadi. Biaya ini biasanya ditentukan oleh developer. Akan tetapi, apabila pembeli melakukan pembelian lewat pasar sekunder, biaya jadi ditentukan oleh penjual properti. Biaya ini merupakan bentuk kejelasan pembelian properti atau kerap disebut dengan istilah booking fee. 

Selanjutnya adalah uang muka. Setelah mengeluarkan biaya tanda jadi, Anda harus melunasi uang muka apabila lewat pihak pengembang. Namun, jika membeli melalui pasar sekunder, uang muka yang harus dibayar biasanya sekitar 20% hingga 50%.

Terakhir adalah angsuran. Investasi di bidang properti bagi pemula biasanya dilakukan secara diangsur selama beberapa tahun. Biaya ini juga harus dipertimbangkan agar tidak terlalu membebani keuangan bulanan Anda.

  1. Memilih developer yang terpercaya

Yang paling penting dalam berinvestasi di properti adalah memilih developer yang terpercaya. Kualitas developer biasanya akan menentukan kualitas properti yang ditawarkan. Salah satu contohnya adalah 31 Sudirman Suites Makassar. Properti ini bisa dikatakan sangat prospektif ke depan karena mendapatkan perawatan yang baik.

Dengan kata lain, Sudirman Suites bisa menjadi pilihan properti yang tepat jika Anda ingin bergerak di investasi bidang properti. Tak hanya untuk disewakan, properti ini juga bisa Anda gunakan sehari-hari karena memiliki berbagai fasilitas yang menarik.

Itulah beberapa tips investasi properti untuk pemula. Pada intinya, sebelum benar-benar menekuni dunia ini, Anda harus terus-menerus belajar agar kemampuan melihat prospek ke depan bisa terasah. Mengenai properti dari Sudirman Suites, Anda bisa melihat informasi lebih lengkap di 31sudirmansuites.com. Di sana terdapat berbagai kelebihan membeli properti dengan kualitas terbaik.

Tanggapan Kamu?